Achieving the Dream Alongside of You

Saturday, October 27, 2012




Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun menggandeng tangan ayahnya, mereka baru pulang dari pasar. Sepanjang perjalanan mereka membicarakan makan malam apa yang akan dibuat oleh ibunya. Tiba-tiba terdengar suara tembakan dari samping mereka. Mereka menoleh, seseorang dengan pakaian hitam berteriak menyuruh mereka menyingkir. Si anak laki-laki kebingungan, sang ayah langsung menyadari apa yang terjadi. Mereka terperangkap dalam baku tembak dua pihak yang saling bermusuhan, Hamas dan Israel. Suara tembakan terus meletus, sang ayah yang panik menarik anaknya dan dirinya bersembunyi di balik tempat sampah. Ia berteriak meminta dua pihak itu berhenti. Satu pihak meminta gencatan senjata sementara, satu pihak lagi melanggar gencatan senjata tersebut dan menganggapnya sebagai keuntungan. Mereka menembaki lawan mereka yang tak bisa mengangkat senjata, memuntahkan seluruh peluru mereka, termasuk kepada anak laki-laki itu. Sang ayah yang memegang tubuh anak laki-lakinya yang kini terbaring kaku dalam dekapannya, hanya bisa meratap. Beberapa hari kemudian, berita itu sampai ke telinga dunia internasional. Muhammad Al-Durra, nama anak itu. Peluru yang bersarang di dadanya dipercaya milik Israel.

Sejak masih kecil saya selalu disuguhi kisah-kisah perjuangan penduduk Palestina. Dari tontonan, bacaan, semuanya selalu berbumbu hal-hal diatas. Saya yang masih berusia sepuluh tahun berkata, “kasian sekali mereka.” Saya yang berusia tiga belas tahun berkata, “dasar Israel jahat! Semoga masuk neraka!” dan saya yang dua puluh tahun, mahasiswa HI, berkata, “Dunia itu anarki. Semua bisa menjadi korban bagi kepentingan politik beberapa pihak.” Tapi hal tersebut tak menjadikan saya kehilangan keyakinan saya, bahwa meskipun dunia itu anarki, tindakan yang melukai hak-hak orang yang tak bersalah itu benar.

Saya masuk HI karena keyakinan tersebut, keyakinan yang tadinya hanya mengawang dalam empati saya terhadap mereka, kemudian menohok saya ketika mendengar seorang ibu paruh baya yang rumahnya baru digusur berteriak kepada kameramen yang merekamnya, “Katanya kita itu bersaudara! Katanya kita bagaikan satu tubuh, satu tersakiti dan semua merasakan sakitnya! Tapi dimana kalian saat kami kehilangan suami dan anak-anak kami? Dimana kalian saat kami kehilangan tempat tinggal dan harta kami?”

Ibu itu berteriak pada saya.

Apa yang saya lakukan disini, hanya menonton, berempati dan marah-marah tak jelas dan tak berefek. Saya sadar bahwa tak bisa selalu menyalahkan Israel atau siapapun yang bertindak sebagai orang jahat dalam tontonan tersebut. Perjanjian Camp David, Pemutusan boikot minyak, dan apapun yang mendukung diteruskannya penindasan tersebut melibatkan egoisme dan keserakahan orang-orang yang seharusnya menolong ibu tersebut. Dan saya tahu tujuan saya, saya harus melakukan sesuatu untuk menolong mereka. Kewajiban yang datang dengan bersamaan dengan keyakinan tersebut. Bukan hanya menjadi orang yang menonton, dan merasa kasihan. Namun menjadi seseorang yang memiliki pengaruh dan bisa berkontribusi baik meskipun hanya sedikit sebelum saya mati. Saya percaya bahwa menolong mereka adalah kewajiban bagi saya, bagi orang lain, bagi semuanya. Sekali lagi karena itu saya masuk HI, mencari cara dan solusi, untuk melakukan sesuatu, bagi mereka.


Art of War karya Sun Tzu. The Republic karya Plato. Canon of Medicine karya Ibnu Sina. Wealth of Nation karya Adam Smith. Das Kapital karya Karl Marx. Semuanya adalah karya sastra dalam ilmunya masing-masing. Dan semuanya mampu mengubah dunia yang ditempatinya. Art of War dari China menjadi rujukan bagi Napoleon Bonaparte menginvasi dunia, The Republic dari Yunani mengguncang dunia filsafat politik dan memberikan pandangan baru dalam ilmu kenegaraan, Canon of Medicine dari Arab menjadi dasar ilmu kesehatan oleh seluruh dokter di dunia. Wealth of Nation dari barat memberikan perspektif baru dalam ilmu ekonomi dan bahkan merujuk ke ideology baru yang paling menyebar luas di dunia saat ini. Das Kapital melawannya dengan memberikan efek besar berupa ideology besar yang mengarah ke Perang Dunia 2. Masing-masing hanyalah sebuah buku, berbahan kertas atau perkamen, ditulis dengan pena dan tinta, namun buku-buku ini memiliki kekuatan tak terlihat yang mempengaruhi jutaan umat manusia.

Ideologi liberalisme, kapitalisme, marxisme, komunisme, darimanakah semua itu berasal? Semuanya dari pemikiran beberapa orang yang mereka tuangkan ke dalam tulisan dan mereka publikasikan.. Saat ini pemikiran mereka menjadi rujukan dunia dalam system pemerintahan, namun dulu pemikiran itu dicemooh banyak orang. Mereka dibilang ‘gila’, ‘sinting’ dikutuk banyak orang atas ide-ide mereka yang menabrak batas-batas social, dan moral yang ada saat itu. Namun mengapa kita sampai saat ini masih menggunakan ideology tersebut? Jelas karena ide-ide tersebut tidak hanya terkukung dalam otak mereka saja, namun karena mereka tuliskan, mereka bagikan dan ide tersebut sampai pada orang ‘gila’-orang ‘gila’ di tempat lain, di waktu yang jauh kemudian menyetujui/menyukai ide tersebut dan dengan kekuatan mereka mengaplikasikan ide tersebut dalam kehidupan orang banyak, sukarela ataupun tidak.

Pemikiran. Manusia dilahirkan dengan kemampuan untuk berpikir dari hal-hal yang paling konyol sampai hal yang besar dan serius. Tapi manusia berpikir, anugerah yang luar biasa dari Tuhan yang membedakannya dari makhluk-makhluk ciptaanNya yang lain. Namun yang ingin disampaikan disini adalah bagaimana pemikiran tersebut bisa sampai kepada orang lain?

Apakah pernah kalian merasa tidak puas akan sesuatu? Tidak suka akan sesuatu? Pernahkah kalian sampaikan kepada orang mengenai ketidaksukaan tersebut? Jika tidak, maka selamat! Dunia kalian mungkin takkan pernah berubah dan terus berjalan dengan mengecewakan kalian. Namun jika kalian utarakan pada orang tersebut mengenai ketidaksukaan itu, kemudian orang tersebut tak menanggapi dan mencemooh kalian apakah kalian akan berhenti begitu saja?

Tuliskanlah. Sampaikanlah pada orang lain. Carilah segelintir orang yang berpikiran sama dengan kalian. Dengan begitu mereka juga memiliki kesempatan untuk merubah dunia mereka. Mungkin kalian akan dikutuk, dikecam, dikatakan tidak menghargai batas-batas yang ada, atau sebaliknya dikatakan tak menghargai kebebasan. Ini era demokrasi, dimana kalian takkan dibunuh karena menuliskan beberapa patah kata saja. Yah terkecuali jika kalian menuliskan tata cara membunuh Presiden Obama, mungkin dalam beberapa jam secret service langsung menangkap kalian di kostan kalian masing-masing.

Pemikiran merupakan ilmu, maka seperti kata Imam Ali bin Abi Thalib, “Ikatlah Ilmu dengan menuliskannya.” Biar tak hilang begitu saja begitu kita tak ada di dunia ini lagi.

“We are told to remember the idea, not the man, because a man can fail. He can be caught, he can be killed and forgotten, but 400 years later, an idea can still change the world. I’ve witnessed first hand the power of ideas, I’ve seen people kill in the name of them, and die defending them… but you cannot kiss an idea, cannot touch it, or hold it… ideas do not bleed, they do not feel pain, they do not love…”-Evey Hammond from “V for Vendetta” (2006)

Satu quote lagi!

“Gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan karya”-Forum Lingkar Pena J

Minatku adalah mengamati. Meskipun terdengar aneh tapi aku senang mengamati banyak hal, terutama manusia. Aku senang melihat bagaimana orang ini dan orang itu berinteraksi satu sama lain, kenapa dia memakai baju cerah hari ini, kenapa dia berwajah itu pagi ini, dan hal-hal lain yang bisa menarik perhatianku. Aku mungkin terlihat seperti orang yang menilai orang dari luarnya saja, tapi sesungguhnya aku hanya menyimpannya untuk diriku sendiri, untuk kuimajinasikan. Yah, memang terdengar semakin aneh.
Minatku berhubungan satu sama lain, dan minatku mengamati manusia berhubungan dengan minatku untuk menulis. Aku suka membayangkan temanku yang satu ini, mendengarnya bercerita, mendengarnya berbicara tentang mimpi-mimpinya, dan aku sudah membayangkan jalannya menuju mimpinya. Aku mengimajinasikannya dalam kepalaku, menuliskannya sebagai sebuah cerita, dan menghadiahkannya padanya sebagai sebuah doa.

Hanya sekedar mengamati bisa mendatangkan banyak hal, dari hal yang paling kecil seperti membantu menghabiskan waktu saat mengantri, menunggu datangnya makanan, atau sampai memperkaya tulisanku dan membuat waspada karena kita tahu karakter orang dari hasil imajinasi sementara kita terhadap orang tersebut. Mengamati itu murah bahkan gratis, semua bisa melakukannya, tentu saja jangan ada niat buruk dalam melakukannya. Dari mengamati kita bisa menjadi siapa saja, bisa menjadi penulis, bisa menjadi seorang aktor, pelukis, menjadi seorang orator, motivator bahkan seorang diplomat.

the great advantage of being writer is that you can spy on people. You’re there, listening to every word, but part of you is observing. Everything is useful to a writer, you see every scrap, even the longest and most boring of luncheon parties   –Graham Greene-



PS: Akhirnya aku ngepost juga, tapi kali ini sekedar untuk membagi tugas Filsafat Ilmu biar dibaca banyak orang....keke...

Sebenarnya tugas ini harusnya dipost di FB, namanya Bandung School, tapi kebetulan harus banyak yang komen sementara punyaku belum ada satupun yg komen. Padahal komen mempengaruhi nilai. hiks... yah sudahlah...

Wednesday, April 6, 2011

Belakangan gara-gara April Mop aku jadi sedih. Admin-admin di suatu blog yang sangat kugemari pada resign semua. Tadinya aku pikir ini cuma bercanda karena mereka resign bertepatan dengan April Mop, tapi ternyata salah. Mereka serius. Omong kosong dengan April Mop. Harapan yang tinggal dikit itu menghilang begitu saja.

Dari pada membaca curhatan saya, mending kita bahas sedikit tentang April Mop. Event yang satu ini dirayakan oleh semua orang dengan canda tawa baik yang non-muslim maupun muslim. Tapi jika umat Muslim mengetahui asal mula dirayakannya April Mop, masih kalian mau merayakannya? Kenyataannya, sejarah April Mop lebih tragis daripada sejarah Valentine. Jika kalian merayakan kematian seorang pendeta di Hari Valentine, masih bisa dipahami. Tapi saat kalian merayakan April Mop, sungguh, rasa kemanusiaan kalian telah hilang.

Mari kita simak sama-sama tragedi di balik April Mop.

 April MOP, Tragedi Genosida Terhadap Muslim Spanyol

April mop, tragedi pembantaian umat islam spanyol.
Tiap tanggal 1 April, ada saja orang—terutama anak-anak muda—yang merayakan hari tersebut dengan membuat aneka kejutan atau sesuatu keisengan. April Fools Day, demikian orang Barat menyebut hari tanggal 1 April atau lebih popular disebut sebagai ‘April Mop’. Namun tahukah Anda jika perayaan tersebut sesungguhnya berasal dari sejarah pembantaian tentara Salib terhadap Muslim Spanyol yang memang didahului dengan upaya penipuan? Inilah sejarahnya yang disalin kembali sebagiannya dari buku “Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop, halloween: So What?”
SEJARAH APRIL MOP
Perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu sesungguhnya berawal dari satu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan. April Mop atau The April’s Fool Day berawal dari satu episode sejarah muslim Spanyol di tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum sampai pada tragedi tersebut, ada baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu ketika masih di bawah kekuasaan Islam.
Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah bisa dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walau sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah Barat yang berupa pegunungan.
Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap para penguasa Islam begitu baik dan rendah hati, maka banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan hanya beragama Islam, namun mereka sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan secara Islami. Mereka tidak hanya membaca Al-Qur’an tapi juga bertingkah laku berdasarkan Al-Qur’an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.
selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun mereka selalu gagal. telah beberapa kali dicoba tapi selalu tidak berhasil. Dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam di Spanyol. Akhirnya mata-mata itu menemukan cara untuk menaklukkan Islam di Spanyol, yakni pertama-tama harus melemahkan iman mereka dulu dengan jalan serangan pemikiran dan budaya.
Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirim alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari ketimbang baca Qur’an. Mereka juga mengirim sejumlah ulama palsu yang kerjanya meniup-niupkan perpecahan di dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.
Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang idbantai, juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua, semuanya dihabisi dengan sadis.
Satu persatu daerah di Spanyol jatuh, Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara Kristen terus mengejar mereka.
ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara Salib mengetahui bahwa banyak Muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara Salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar dari Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka. “Kapal-kapal yang akan membawa kalian keluar dari Spanyol sudah kami persiapkan di pelabuhan. Kami menjamin keselamatan kalian jika ingin keluar dari Spanyol, setelah ini maka kami tidak lagi memberikan jaminan!” demikian bujuk tentara Salib.
Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Beberapa dari orang Islam diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah dipersiapkan, maka Mereka segera bersiap untuk meninggalkan Granada bersama-sama menuju ke kapal-kapal tersebut. Mereka pun bersiap untuk berlayar.
Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim Granada yang keluar dari rumah-rumahnya dengan membawa seluruh barang-barang keperluannya beriringan jalan menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai tentara Salib bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara Salib menggeledah rumah-rumah yang Telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika para tentara Salib itu membakari rumah-rumah tersebut bersama orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.
Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan hanya bisa terpana ketika tentara Salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. sedang tentara Salib itu telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.
Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara Salib itu segera membantai dan menghabisi umat Islam Spanyol tanpa perasaan belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Dengan buas tentara Salib terus membunuhi warga sipil yang sama sekali tidak berdaya.
seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The Aprils Fool Day).
Bagi umat Islam April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya seiman disembelih dan dibantai oleh tentara Salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas jika ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab dengan ikut merayakan April Mop, sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut bergembira dan tertawa atas tragedi tersebut. Siapa pun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, beberapa abad silam.
Dan Tambanhannya..
Sekitar 80 akademisi dari Spanyol, Tunisia, Aljazair, Maroko, Prancis, dan beberapa negara lainnya berdiskusi dalam sebuah forum internasional tentang umat Islam yang secara kolektif diasingkan dari Granada 400 tahun lalu.
Pada 1492, setelah jatuhnya Kota Granada-Andalusia, sebagian besar umat Islam diasingkan dari bumi Islam, Andalusia (Spanyol). Sementara itu sisanya dipaksa masuk agama Kristen. Tidak cukup dengan hal demikian, umat Islam pun mengalami siksaan yang memilukan setiap tahunnya, yaitu dibakar hidup-hidup.
Saat ini, banyak umat Islam Spanyol yang menyadari bahwa leluhur mereka merupakan muslim Andalusia.
9 April 2009 lalu genap sudah 400 tahun terjadinya salah satu gerakan pengusiran terbesar sepanjang sejarah, yang mengeluarkan muslim Andalus yang telah hidup di bumi tumpah darahnya selama 8 abad, sekaligus juga membangun peradaban Islam yang gemilang dan menjadi salah satu peradaban yang paling penting.
Para sejarawan memperkirakan jumlah umat Islam yang diusir ada sekitar 250 ribu–350 ribu jiwa. Hal itu mengindikasikan bahwa sebagian mereka pergi ke pantai utara Maroko dan sisanya pergi ke Tunisia.
Seorang penulis kenamaan Spanyol Juan Guytesillo menyatakan peristiwa tersebut sebagai pengusiran sekaligus pemusnahan etnis dan agama yang pertama kali terjadi di Eropa.
Penulis Spanyol lainnya, Emilio Paistorius mengatakan bahwa pengusiran bangsa Moor (muslim) dari Andalusia merupakan kejahatan terbesar kedua. Sedangkan kejahatan terbesar yang pertama adalah pencurian buku-buku milik kaum muslimin oleh Ratu Isabella, yang kemudian dibakar di depan pintu gerbang ar-Raml (Bab al-Raml), Granada, kecuali buku-buku kedokteran Islam.
Islam bercokol di semenanjung Iberia (Andalusia, kini Spanyol, Portugal dan Andorra) selama kurang lebih 8 abad (8–16 M). Selama rentan waktu itu pula, Islam mampu menyulap semenanjung yang semula daerah pinggiran itu menjadi salah satu pusat peradaban dunia dan sentral ilmu pengetahuan sejagat. Ribuan cendikiawan, jutaan jilid buku, dan ratusan bangunan bersejarah Arab-Islami mengabadikan kisah kegemilangan peradaban Islam di bumi Andalusia itu.
Dan dari Islam-Andalusia pula, bangsa Eropa (kembali) mengenal ilmu pengetahuan hingga akhirnya mengilhami abad pencerahan, aufklarung, renaissance, dan kebangkitan di benua itu.
Transmisi ilmu pengetahuan dalam berbagai bidang beralur dari Andalusia ke kota-kota Eropa lainnya.
Filsuf Inggris abad pertengahan Roger Bacon menyatakan, kebangkitan Eropa sangat berhutang kepada peradaban Islam Andalusia.

Now that's the fact guys!

Sunday, March 20, 2011


1. “Butuh waktu lima tahun untuk sampai ke tempat saya, sekarang saya tidak menyesal sekalipun. Saya sangat bahagia.. Saya pikir setiap tahun yang berlalu saya telah lebih banyak belajar hal-hal baru. Saya tidak menyesal. ” -Gina Choi (G.NA)
2. “Semuanya akan baik selama Anda melakukan yang terbaik Karena jika Anda melakukannya, tidak akan ada penyesalan..” -Tiffany (SNSD)
3. “Kami masing-masing memiliki sejarah kita sendiri.” -Yong Junhyung (BEAST)
4. “Saya tidak suka berkelahi.” -Seungri (Big Bang)
5. “Orang yang paling berharga dalam hidup adalah orang yang tepat di depan mata Anda..” -Junho (2PM)
6. “Jangan khawatir, hanya percaya pada SS501 dan itu sudah cukup.” -Kim Hyun Joong (SS501)
7. “Saya lebih suka hanya memikirkan segala sesuatu secara positif.” -Minzy (2NE1)
8. “Setelah itu, saya hanya melepaskan kewarasan saya dan menikmatinya.” -Dara (2NE1)
9. “Saya pikir semua orang di dunia ini harus dicintai.” -Taemin (SHINEE)
10. “Leeteuk hyung lebih kuat daripada Kangin. Kangin hyung memiliki kekuatan di luar tapi dia lebih kuat di dalam ~” -Sungmin (Super Junior)
11. “Saya tidak tahu sekarang. Perkawinan adalah sesuatu yang ingin saya lakukan dengan seseorang yang aku suka..” -Victoria f(x)
12. “Sepuluh tahun berlalu seperti peluru.” -BoA
13. “Karena tujuan kami adalah untuk menjadi kelompok tari terbaik di Asia, saya percaya bahwa keragaman membantu kita mencapai itu.” -Luna f(x)
14. “Kami benar-benar menyenangkan dan lucu dalam kehidupan nyata tapi kami harus kuat mengendalikan diri.” -Junyoung (ZE;A)
15. “Jangan pernah lupa untuk tersenyum.” -Taemin (SHINEE)
16. “Saya ingin belajar untuk mengekspresikan diri melalui bahasa serta musik dan tari.” -Changmin (DBSK)
17. “Saya bisa mengatasi pikiran negatif dan perasaan akumulasi dalam diriku, melalui musik.” -Taeyang (Big Bang)
18. “Bagi saya, semua ibu di dunia adalah dewi saya.” -Yoseob (BEAST)
19. “Saya harap saya bisa bertemu seorang gadis lembut yang bisa menghabiskan hidup tanpa dikejar oleh waktu, kehidupan yang santai dan nyaman.” -Kyujong (SS501)
20. “Saya suka One Piece tapi saya juga suka Naruto!” -Cheondung (MBLAQ)
21. “Aku adalah tipe orang yang menjadi pemalu di depan orang-orang baru dan canggung untuk berbicara dan tertawa dengan mereka.” -Nana (Afterschool)
22. “Saya sangat suka komik, saya memiliki ratusan komik di rumah.” -Mir (MBLAQ)
23. “Ketika saya berbicara cepat, saya sering membuat kesalahan..” -Lizzie (Afterschool)
24. “Sekarang aku berpikir tentang hal itu, saya sangat berterima kasih kepada ibu saya.” -Nana (Afterschool)
25. “Tapi sekarang saya mencoba untuk memikirkan cara untuk mengetahui lagu dengan cara saya sendiri.” -BoA
26. “Itu sebabnya, jangan buang waktu anda untuk membenci siapapun. Kasihilah semua orang di sekitar Anda.” -Alexander (U-Kiss)
27. “Penampilan tidak penting, yang penting adalah bahwa mereka memiliki hati yang baik.” -Changmin (DBSK)
28. “Saya pikir saya sudah menjadi lebih sadar akan apa yang saya inginkan untuk diriku sendiri.” -Changmin (DBSK)
29. “Aku suka berpetualang” -BoA
30. “Anda harus gila untuk menjadi gila.” -Chansung (2PM)
31. “Di mana pun anak-anak pergi, saya ingin pergi bersama-sama dengan mereka.”-Heechul (ZE;A)
32. “Saya juga menulis buku harian terus menerus dengan perasaan.” -Changmin (DBSK)
33. “Fakta, perdamaian, dan pengampunan, adalah hal-hal yang kita butuhkan untuk mencapai perdamaian dunia.” -Kyujong (SS501)
34. “Jangan tergantung pada keberuntungan untuk memecahkan masalah.” -Kyujong (SS501)
35. “Jika saya bertemu wanita ideal saya, saya ingin langsung menikah dan mulai membuat dunia hanya untuk kami berdua..” -GDragon (Big Bang)
36. “Walaupun sulit, kami memiliki gairah kuat untuk melanjutkan.” -Luna f(x)
37. “Baru-baru ini … Ada saat-saat di mana aku merasa sangat kesepian.” -GDragon (Big Bang)
38. “Jika mimpi Anda masih hidup, maka suatu hari itu akan menjadi kenyataan.” -Seohyun (SNSD)
39. “Selalu tersenyum menjalani hidup Anda.” -YoungSaeng (SS501)
40. “Pertama, sesungguhnya ada banyak hal yang bisa kita pelajari.” -Taemin (SHINEE)

@cre: PICKOREA

Friday, February 25, 2011


Yang udah tahu SNSD pasti setuju kalau mereka tuh amat sangat cantik. Walaupun aku kurang suka ma mereka, tapi yang namanya fakta mau apa? Mereka memang amat cantik kok.

Nah ternyata rahasia kecantikan mereka tuh simpel-simpel aja, cuma butuh disiplin yang tinggi. Dan buat aku yang ceroboh, sembrono dan rada malesan ama penampilan sendiri, rahasia mereka belum satupun kulakuin. Jadi, kalau kalian mau mengecek keberhasilan resep ini jangan lihat aku. Oke?

SNSD sekali lagi menjadi berita utama karena ia berpartisipasi dalam pemotretan Dior. Sementara banyak netizens khawatir kalau idola Korea tidak akan mampu menangani merek terkenal di dunia kecantikan, SNSD malah memukau penggemar dengan foto2 mereka. Dalam sebuah wawancara dengan JoongAng Daily, SNSD mengungkapkan beberapa pemikiran mereka dan rahasia tentang bagaimana mereka selalu menjadi begitu cantik.
Pemotretan SNSD dinilai sangat sukses, danfoto menerima banyak pujian dari penggemar di seluruh dunia.
  • Tips Kecantikan
Setelah memulai debutnya di Jepang tahun lalu, SNSD menjadi lebih sibuk dari sebelumnya, dan sementara tidak banyak tidur dan sedikit mengalami stres namun mereka tetap memiliki cara terbaik untuk tetap cantik. Setiap member ternyata minum 1.5L air sehari (ini yang paling mudah menurutku)i. Menurut Sooyoung: “. Ini mungkin terdengar seperti sesuatu dari buku teks, tetapi air adalah yang terbaik Hal ini membantu kulit Anda dan energi tubuh Anda.”
Tiffany, member yang paling dikhususkan dengan mempertahankan kulitnya, mengungkapkan bahwa ia rajin memakai tabir surya setiap hari, bahkan jika dia meninggalkan asrama sebelum subuh. Selain itu, ketika kembali dari kerja sehari-hari, Tiffany mengatakan dia tidak akan pergi tidur tanpa menerapkan produk perawatan kulit dulu, tidak peduli seberapa lelah dia. Dengan rutin perawatan kulit di malam hari yang menaruh pelembab, krim mata, essence, dan memakai kosmetik untuk malam hari (nah kalau yang ini aku belum modal). Yuri menjelaskan bahwa semua perhatian pada kulit mereka adalah perlu karena: “Kita berada di bawah lampu yang kuat untuk waktu yang lama, itu jauh lebih mudah untuk merusak kulit kita”
Semua anggota SNSD juga mengatakan bahwa mandi adalah hal penting untuk mengendurkan otot di bahu dan kaki yang sakit dan mencegah jerawat di tubuh (yang ini nyindir saya...T__T). Mereka menyelesaikan rutinitas mereka dengan membasuh wajah mereka dengan air dingin. Sunny bilang: “Ada saat-saat di mana kita harus mempertaruhkan suatu hal demi jadwal di pagi harinya. Jadi para anggota mempertaruhkan nyawa mereka untuk memenangkan di pemainan batu-gunting-kertas untuk menggunakan kamar mandi di malam hari..”
  • Tips Diet
SNSD sebelumnya mengungkapkan kalau mereka hanya makan sebanyak 1500 kalori (itu makan apa aja tuh?) untuk rencana diet, dan diuraikan dengan mengatakan bahwa sebelum upacara penghargaan atau penampilan para member akan menyetop makan setelah jam 6 malam selama sekitar 10 hari (ini yang susah, makanan dirumah biasanya justru banyak kalo malam hari).
Ketika ditanya rahasia untuk kaki mereka, Yuri menjelaskan: “Saya pikir kita hanya dilahirkan dengan itu Ada banyak sekali di mana kami pergi di atas panggung dengan kaki bengkak .Tapi ada sedikit hal yang dilakukan yaitu menaruh Sooyoung yang memiliki kaki terpanjang dan tercantik di tengah, sisanya jadi kaki kita terlihat baik. “
Hyoyeon menambahkan: “Itu benar Jika kalian ingin terlihat cantik, kalian harus terus mempelajari diri Dari posisi kaki kalian, dengan sudut wajah kalian, kalian harus belajar dan mempraktekan apa yang terbaik untuk Anda.”
  • Tips Fashion
SNSD sering menjadi trend center dalam mode, mereka seperti terlihat keren dengan skinny jeans berwarna di “Gee” kelihatan unik dengan topi baseball di “Oh,” dan baju bergaris di “Hoot.” Namun, mereka mengungkapkan bahwa pada sehari-hari, semuanya memakai gaun santai dengan skinny jeans hitam atau leggins, dan kaus dengan atasan rajutan. Yuri cenderung memakai warna hitam, putih, atau netral dan dikatakan memiliki style ‘cha-do-Nyuh’ (gadis kota yang dingin).
Tiffany cenderung memakai baju rajutan yang menonjolkan bentuk tubuhnya. Dia menjelaskan: “Setelah memasuki usia 20-an, saya tidak suka memakai pakaian yang mencolok saya lebih suka memakai pakaian biasa dan menaruh perhatian lebih pada tas, topi, dan aksesoris lainnya..”
Kelompok ini setuju memilih Sooyoung sebagai ‘fashionista’ di SNSD sepert yang orang2 katakan bahwa ketika mereka keluar makan atau melihat film, Sooyoung akan selalu berpakaian sempurna. Mereka membuat komentar seperti: “itu seperti ingin mengambil pemotretan”, dan juga memperlihatkan komentar seperti ‘Dia sepertinya membeli 1 potong pakaian setiap menit’ dll

smtownjjang
JoongAng
ch0sshi @soshified.com
VIA:GKP
INDTRANS:ELALOLIPOP@ASIANFANSCLUB

Thursday, February 10, 2011

Author lagi kena syndrom gak ada kerjaan. Jadi postingan paling ga jelas kayak gini yang muncul. Gak usah dibaca. Sama sekali gak penting. Kalau baca, yah.... tanggung konsekuensi jadi lebih mengenal author lebih dalam lagi,.. hehehe....




  1. Waktu kecil selalu gunta-ganti nama, nama pertama yang muncul adalah Melly Malaitulhaq... dan butuh revolusi panjang sampai nama nya berubah menjadi Dini Atika.
  2. Waktu baru belajar jalan, pernah hampir diculik ma Bule di Kebun Raya Bogor. Untung ga jadi, kalau jadi mungkin sekarang penulis sudah memiliki nama Nicole dan mengecat rambutnya berwarna pirang... wkwkwk...
  3. Saat masih kecil sangat tomboy. Pernah, kekurung di kamar mandi. Gak bisa keluar lewat pintu, manjat sendiri lewat ventilasi pintu.
  4. Ketika SD di bully oleh teman-temannya yang laki-laki. Pernah dipukul kepalanya pakai rotan, dan sejak itu bertekad tidak masuk sekolah. Baginya sekolah itu neraka, sampai akhirnya sempat tinggal kelas. Namun sejak tinggal kelas, bertemu dengan teman-teman baru yang lebih manusiawi, dan bahkan memiliki geng-nya sendiri.
  5. Sangat tidak suka Duren, tidak suka susu dan selalu heran terhadap orang yang bisa minum susu kemudian mengatakan kalau susu itu enak, bukan eneg.
  6. Sensitif sama hal-hal gaib. Dia sering lihat tangan menjulur keluar lewat pintu *hiiiiyyyy* , seseorang yang mojok, atau sekelebat-sekelebat yang lewat. Pengalaman paling sering, adalah kalau lagi nulis malem-malem (termasuk nulis Convinient High School author: tuh lihat perjuanganku buat kalian hehehe...) suka ada yang ngetok-ngetok pintu kamarnya... jam 2 malam... ehem...
  7. Pengalaman paling parno yang dialaminya dan bersumpah gak bakal ngalamin pengalaman kayak gitu lagi adalah: ketika mampir kerumah kakek dan neneknya yang lagi kosong melompong, pengen nonton TV tapi gak nemu remotnya, ia marah2 gaje ke arah TV, daaaaannn...... Cesss... *efek dramatis* *backsound lagu serem* TV nya nyala sendiri!!! PS: film yang muncul pertama kali adalah Casper ‘si hantu penjaga rumah yang baik hati’
  8. Seorang ELF (Ever Lasting Friend: Fansclub Super Junior), VIP (fansclub Big Bang), Cassiopeia (fansclub TVXQ), Primadonna (fansclub FT Island), Beauty (fansclub Beast) dan juga Shawol (fansclub Shinee), hohoho... tapi artis baratnya: Taylor Swift, Michael Jackson, Jesse McCartney, Charice Pempengco, dll... artis indo??? Hemmm... Yovie n Nuno dan ICIL DIVO.
  9. Saking ngefansnya sama Icil Divo, berusaha berkali-kali mengirim email ke MNC agar Icil Divo di training oleh agency berbakat seperti SM Entertainment, atau JYP, YG, dan DSP.
  10. Pernah berpikiran untuk mengirimkan video Cakka Icil Divo yang lagi menyanyikan lagu One Time nya Justin Bieber versi accoustic ke YG entertaintment. Saat ini belum kesampaian, karena harus mengirimkan video Cakka yang lagi ngedance juga dan belum dapat.
  11. Pernah mengirimkan ucapan selamat ulang tahun ke pebulu tangkis profesional korea Lee Young Dae dan dibalas! Namun bodohnya dia bertanya balik apakah balasan Lee Young Dae adalah lanjutan lagu happy birthday versi korea? (stupid), oh ya, tak dibalas.
  12. Mulai suka menulis sejak SD kelas 3, dan cerita buatan pertamanya adalah cerita bergambar dengan judul gadis malang dan 3 peri baik hati. Kompilasi dengan buatan adiknya.
  13. Seluruh keluarganya dari pihak Ibu adalah orang Entertainment. Kakek Sutradara, ke 2 Omnya sutradara, tantenya penata rias artis, dan ibunya mantan penulis skenario film. Sempet berfikir apakah akan berakhir menjadi orang entertaint juga?
  14. Trauma nulis diary di buku. Alasannya karena sudah berkali-kali diarynya dibaca oleh orang-orang tak berperasaan. Pernah dibaca di depan kelas, dibaca oleh ayahnya sendiri trus dicoret-coret karena tak suka namanya disebut di diary, trus dibaca oleh seorang ‘mantan’ teman yang menyebarkannya ke satu sekolah bahkan dengan pengeras suara *omooo... jahat banget!*
  15. Saat SMP dan SMA terkenal sebagai murid paling misterius, pendiam, tau-tau muncul dan hawa keberadaannya tipis.
  16. Pernah ngalamin cinlok dengan seorang artis, ‘A’ waktu di set syuting film yang disutradai kakeknya. Setelah itu kapok.
  17. Berniat tak pacaran seumur hidupnya tapi pernah tak sengaja bilang ‘iya’ sama orang tak ia kenal di chatting saat mengajaknya jadian. Sampai sekarang tak pernah berhubungan lagi ma orang itu.
  18. Tipe ideal cowok: yang apa adanya, tak suka memaki, mensyukuri keadaan, bisa survive, rajin, pekerja keras, dan paling penting adalah pintar.
  19. Nama panggilan kesukaannya adalah Dini. Pernah berada di sebuah kelompok Praktek Pengabdian pada Masyarakat yang kerjanya berurusan dengan anak kecil, dan di kelompok itu ada lagi yang bernama Dini. Dan panggilannya dari anak-anak kecil adalah ‘Kak Dini yang Satunya Lagi’ sementara panggilan untuk temannya yang bernama Dini juga adalah ‘Kak Dini yang Lebih Cantik’ -_-
  20. Sangat suka berdandan kasual, pake jacket atau kemeja simpel.
  21. Kalau tidur dia biasa tidur dengan miring menghadap kanan. Tapi kalau lagi pura-pura tidur (?) dia akan memasang gaya bebas paling berantakan agar tak terlihat sedang pura-pura. Sangat ahli dalam pura-pura tidur karena sering menderita Delayed Sleep Phase Syndrome atau bahasa simpelnya Melek Di Malam Hari, Ngantuk di Siang Hari.
  22. Best Friendnya Defit di panggilan #1 di handphone.
  23. Panggilan teman-temannya untuknya di asrama adalah Cinderella. Hal itu disebabkan karena sering datang ke asrama, dan berlaku jam 10 malam teng untuknya pulang lagi ke rumah. Biasanya setelah itu, waktu mau pulang, sendalnya ilang sampai harus minjem sendal temen *mirip banget LOL*.
  24. Paling tak suka kalau ada yang bilang dia semakin gemuk padahal udah berusaha ngurangin porsi makan, sampai sering gak makan seharian.
  25. Jika tidak jadi seorang penulis maka berniat menjadi seorang translator bahasa asing yang sangat keren, atau dubes. Yang penting bisa ke luar negeri.
  26. Anak sulung di keluarganya, tapi merasa menjadi anak tua yang kedua. Soalnya anak kedua di keluarganya terlihat lebih berkuasa dan perkasa.
  27. Tak pernah mau duduk di tengah kalau lagi di dalam mobil, cepet mual katanya.
  28. Sangat ingin memiliki beberapa orang yang penasaran  tentang kisah hidupnya.
  29. Tak suka difoto dan merasa senang, karena dipikirnya jika suatu saat ia jadi terkenal, akan susah bagi fansnya menemukan fotonya waktu masih sekolah.
  30. Paling percaya diri dengan senyumnya.
  31. Bangga pada dirinya sendiri saat menjuarai TO Simak UI se-Kabupatennya untuk bidang pelajaran IPS padahal dia anak IPA.
  32. Barang berharga miliknya adalah flash disk, kalau punya laptop jadi laptop, kalau punya hape, jadi hape. Tapi masalahnya, ia tak punya semua itu: Flashdisk, dan Laptop. Handphone, ia baru pertama kali memlikinya setelah lulus SMA.
  33. Terdaftar di sj-world.net sebagai fans.
  34. Termasuk cewek yang menggemari sepak bola. Nge fans pada Ozil, dan Kaka. Sangat menyesal ketika Piala Dunia 2010 ia tak sempat melihat gol Iniesta yang menjadi penentu kemenangan Spanyol. Karena di detik-detik gol Iniesta, detik-detik itu pula ia jatuh tertidur.
  35. Lagu favoritnya My Heaven-Big Bang tapi cuma di part pas Seung Ri nyanyi. Sama I Believe TVXQ tapi pas part Junsu nyanyi -___-
  36. Termasuk murid yang sangat jago baca puisi, namun jangan suruh dia menyanyi. Suka, tapi tak bisa.
  37. Menjadi satu-satunya orang yang bisa masak nasi tanpa gosong waktu sedang praktek lapangan di SMA.
  38. Kalau ditanya apa itu Cinta, dia menjawab: Perasaan Damai dan Nyaman.
  39. Mimpi buruknya yang paling sering adalah tentang Kiamat, atau pembunuhan massal.
  40. Dia bisa sangattttt cuek kalau sudah berurusan sama yang namanya cowok.
  41. Pernah jadi juara kelas waktu SD, prestasi terbaiknya saat SMP adalah ranking 3. Berbeda jauh saat dia dulu pernah tinggal kelas.
  42. Film favoritnya adalah August Rush, Jeon Woochi The Taoist Wizard dan 3 Idiots
  43. Barang-barang yang paling pertama dibawa ketika jalan-jalan: Handphone, mp3, flashdisk, buku dan pensil
  44. Pernah jadi seorang pemain figuran di film yang disutradai kakek dan om-nya
  45. Ibunya pernah jadi seorang artis cilik
  46. Orang pertama di sekolahnya yang serius memiliki blog
  47. Mengaku ingin belajar dari penulis Efi F Arifin, bagaimana caranya memainkan imajinasi sedemikian rupa
  48. Pernah bercita-cita untuk jadi Ilmuwan namun dibatalkan karena melihat adiknya yang jadi freak terhadap komputer, dan lalu berpikir ilmuwan itu aneh
  49. Ketika di rumah sendirian, ia akan menggelar kasur di depan TV dan mulai menonton.
  50. Meredakan stres dengan menangis lalu tertidur.
  51. Jika tegang, dan suasana menjadi mencekam, ia senang sekali memecah suasana agar lebih santai dengan tersenyum dan ketawa.
  52. Saat dimana ia tak bisa tersenyum adalah saat dimana ia dinyatakan tinggal kelas. Saat itu ia bahkan kabur ke hutan dan berakhir di rumah seorang teman.
  53. Trauma mengendarai motor karena pernah tak sengaja mencelakai temannya.
  54. Makanan kesukaannya adalah Batagor, Mie Ayam, tumis Ayam saus tiram, dan nasi padang yang pake sambal ijo.
  55. Susah menangis ketika dalam suasana mengharukan, karena ia justru akan merasa canggung dengan suasana seperti itu. Sehingga teman-temannya justru suka kesal padanya karena melihatnya masih berwajah datar ketika yang lain justru sudah basah dengan air mata dan wajahnya memerah. Ketika dia diomeli karena terlihat baik-baik saja, dia cuma bisa nyengir dan bilang sorry. Anehnya dia malah gampang menangis melihat scene yang mengharukan di TV, tapi dia sedikit dingin dengan hal-hal yang berhubungan dengan keluarga.
  56. Saat-saat perpisahan sekolah, ketika semuanya menangis, hanya ia yang tidak. Namun di saat-saat terakhir ia menangis ketika seorang temannya yang paling dipercaya untuk menyimpan semua rahasianya, Fikri, memeluknya erat dan meminta maaf. Padahal ia sendiri juga banyak kesalahan.
  57. Motto utama yang masih ia pegang dalam hidupnya setelah menemukan motto itu dalam sebuah buku jurnal kecil: Like an Eagle, Brave to Fly Alone and Higher than Other. Karena ia selalu ingin seperti burung yang bebas.
  58. Sangat suka mengoleksi hal-hal kecil yang imut, namun tak pernah bertahan lama karena selalu di hilangkan oleh kelima adiknya
  59. Sangat suka kucing, dan berencana jika tinggal sendiri akan menampung kucing sebanyak-banyaknya.
  60. Punya impian, jika jadi orang kaya ia mau mengangkat anak-anak laki-laki dan perempuan yatim sebanyak-banyaknya agar bisa ia sekolahkan dan dilatih jadi orang yang hebat dan menakjubkan.
  61. Saat makan punya bad habit yang suka susah lepas, yaitu sambil membaca. Apapun itu, sebelum mulai makan ia akan muter-muter dulu mencari buku yang bisa ia baca.
  62. Paling takut sendirian, gelap, tempat yang luas dan sepi, serangga, dan laba-laba.
  63. Kalau ditanya kapan ia merasa sakit hati, jawabannya adalah ketika sahabatnya tak mencegah teman-teman sekelasnya membaca diarynya di depan kelas.
  64. Kalau menikah hanya ingin punya sedikit anak aja. Maksimal 4, tapi pengen ngangkat banyak anak yatim.
  65. Jarang pergi ke luar rumah. Bukannya tak senang keluar, karena ia sering gak punya uang dan sering tersesat makanya ia tak bisa keluar.
  66. Tipe orang yang tak begitu senang belanja fashion. Karena sejak kecil jarang belanja baju, ia tak begitu suka menghabiskan uangnya untuk itu. Bahkan ia tak paham sama orang yang mengoleksi sepatu dan tas. Buat apa, pikirnya.
  67. warna yang disukai, hitam, putih dan biru. Tak suka warna pink dan ungu.
  68. bisa dengan cepat menghapal sesuatu, dan dengan cepat melupakannya.
  69. pernah bertemu dengan orang yang pernah makan daging orang (?!!!), tapi bukan sumanto. Orangnya sudah insyaf. Ketika ia tanya bagaimana rasa daging manusia, katanya manis. -_-“
  70. Hidup dari TK sampai SMA di kota yang sama, makanya ia adalah orang yang cepat sekali bosan.
  71. Punya seorang kakak laki-laki yang ia tak pernah temui sejak lahir. Entah dimana kakaknya itu sekarang.
  72. Sering merasa kalau dirinya adalah Raditya Dika versi cewek.
  73. Sangat senang karena memiliki ulang tahun yang sama dengan Xi Ah Junsu. Bahkan dengan soknya mengatakan ia dan junsu itu memiliki koneksi. Katanya Junsu pernah menyanyikan lagu Disini Senang Disana Senang, sedangkan lagu itu adalah soundtrack dari film yang disutradai kakeknya dan naskahnya dibuat oleh Ibunya (Sangat nyambung -__-).
  74. Sering dijodohin sama orang tuanya dengan berbagai jenis cowok. Dari yang murid ayahnya, ketua tim karate, sampai Insinyur dari Korea.
  75. Sering gak sarapan, soalnya sering telat sekolah. Meski adiknya sudah mengingatkan kalau gak sarapan bikin IQ turun, tak membuatnya berubah.
  76. Kalau dah begadang kuat banget. Bisa sampai 2 hari gak tidur.
  77. Paling gak suka sama orang apatis. Yang cuman bisa komentar sinis, kritik kasar dan tak membangun. Ia suka heran sama orang-orang yang tak malu berkata-kata kasar atas suatu berita. Ngomongnya berita tak penting, tapi  masih dibaca. Suka komentar jelek tentang orang lain tanpa mengaca pada dirinya sendiri. Ia juga gak suka sama orang yang suka merusak kebahagiaan orang lain. Misalkan, ia lagi suka sama sesuatu, trus orang itu menjelek-jelekkan sesuatu yang ia suka padahal ia lagi senang-senangnya. Ia juga tak suka orang yang sok pintar, padahal pengetahuannya tak nyampai, asal menghasut dan ngomong, padahal orang itu sendiri tak paham masalah yang sebenarnya. Ia benci orang yang seenaknya memberikan opini jelek, pada suatu hal tanpa melihatnya dari sudut pandang yang lain. Pokoknya ia tak suka! (iya, ini emang curhatan author...)